Rabu, 20 Oktober 2010

17 besar LCPK

Assalamau alaikum wr wb

Segala puji milik Allah. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah curah pada utusanNya SAW

Sahabat pena sekalian. Sebuah kesyukuran bagi Kami ( Komunitas Pena Santri) dapat menggelar Lomba Cipta Puisi KPS. Kebahagiaan karena LPCK ini mendapat sambutan hangat, tercatat 159 peserta mengikuti lomba ini. Subhanallah.

Perlu diketahui bahwa niatan awal lomba ini adalah sebagai wasilah “watashoubil haqi watashoubishobr” saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran. Saling mengingatkan.

Karenamya kami memilih tema “waktu,usia dan perjalanan hidup manusia”. Berdasar niatan “saling mengingatkan” itu pula kami “mewajibkan” para peserta untuk mem-posting karyanya sekaligus men-tag beberapa teman.

Niatan kedua sebagai bentuk ajakan untuk terus berkarya, berdakwah dengan pena.

So…. Semoga walaupun nama sahabat tidak tercantum dalam 20 besar ini, sahabat tidak merasa kecewa. Toh paling tidak telah berkarya, berdakwah sekaligus.

Dewan juri telah berusaha menilai seobjektif mungkin, mohon maaf jika ada yng merasa kurang puas.

Bismillah, berikut 17 besar LCPK 2010 (urutan tidak menentukan posisi)

1. Aku Kini : Tri Darmini

2. Gerimis Hati : Yazmin aisyah

3. Dari Lima sampai Enam tigaku : Deris Afriani

4. Pepasir kehidupan : Jazilah Imana

5. Waktu : Mas adi

6. Kala Senja Menyapaku : Irkhamna faelasofa

7. Pasung : Rurin kurniati

8. Untaian Kehidupan : Witri Rossanti

9. Kehabisan Waktu : Ida Raihana

10. Jantung di rerumputan : Inung imtihani

11. Kuku : Khoer jurzani

12. Mengingat masa : Muhimmah A

13. Aku hidupku dan jalanku : Kawako tami

14. Penanggalan kelam : Lina li

15. Almanak keluarga : Iqbal h saputra

16. Setetes Risalah untuk Bidadari Langit : Abang soil

17. Ramadhan : Bajoe joe



Ke-17 besar tersebut akan dinilai lagi untuk menentukan 3 besar, pengumuman InsyaAllah tanggal 25 november 2010.

NB: Berikut Dewan Juri LCPK 2010

1. Binta Al mamba
2. Naylis el farihah
3. Istijabah
4. Cepi supriatna

Dibantu

Prito windiarto





Usulan dari Pinmum KPS : bagaimana kalau puisi-puisi yang masuk dibukukan dalam versi e-book?. Konsukensinya, secara materi penyumbang naskah tidak akan mendapat “apa-apa”. Tapi insyaAllah ini merupakan investasi pahala.

Setujukan sahabat pena dengan usulan tersebut?

Perkiraan judul kumpus E-book ; “seratus puisi seratus kata”

Komplain, saran, masukan silakan via inbox pena santri.

Jazakumullah.

Wassalamualaikum wr wb



2 komentar:

  1. boleh sharing nih, trims...
    *semangat!!!

    ~ dy ~

    BalasHapus
  2. wah ternyata tinggal menunggu pengumumannya???
    settingannya tanggal tolong dibenerin, jadinya gak masuk ke dasbor? kagak kedetect updatenya T_T

    ~ dy ~

    BalasHapus